Current Articles | Categories | Search | Syndication

KOMANDAN LANTAMAL IX MENGHADIRI UPACARA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL

 
 

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2012, Rabu, (02/05) Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, S.H, menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kantor Dinas Pendidikan pemuda dan olahraga (Disdikpora) Propinsi Maluku. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Maluku, Wakil Walikota Ambon, Pangdam XVI/PTM, Danlantamal IX, Danlanud Pattimura, Pimpinan SKPD Provinsi Maluku, para Guru serta Siswa TK, SD, SMP dan SMA perwakilan Kota Ambon.

Pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, bertindak sebagai Inspektur Upacara Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu. Dalam peringatan tersebut dilaksanakan Upacara penaikan bendera merah putih, pembacaan Pancasila dan UUD tahun 1945.

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengenai penyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan.

Pada peringatan Hari Pendidkan Nasional tahun ini, kita patut bersyukur karena bidang kebudayaan telah kembali ke “rumah besar” pendidikan setelah terpisah lebih dari sepuluh tahun. Kementerian ini, terhitung sejak 20 Oktober 2011 lalu telah berubah menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011, tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara.

Sejatinya, kebudayaan memang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan. Demikian pula sebaliknya, pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan. Ibarat dua keping mata uang. Yang satu dengan lainnya memiliki makna dan nilai yang sama; tidak bisa dipisahkan karena di dalam proses pendidikan ada penanaman nilai-nilai budaya menyertainya. Sudah tentu tambahan amanah ini jangan diartikan sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk menyempurnakan dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2012 ini adalah Bangkitnya Generasi Emas Indonesia. Tema ini sejalan dengan hakikat pendidikan yang telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita, yaitu Ki Hajar Dewantoro, yang pada hari ini kita peringati hari kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional. Kita semua harus bersyukur bahwa pada periode tahun 2010 sampai 2035, bangsa kita dikarunai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa potensi sumber daya manusia berupa populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa.Jika kesempatan emas yang baru pertama kalinya terjadi sejak Indonesia merdeka tersebut dapat kita kelola dan manfaatkan dengan baik, populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa tersebut akan menjadi bonus demografi (demographic dividend) yang sangat berharga .

Di sinilah peran strategis pembangunan bidang pendidikan untuk mewujudkan hal itu menjadi sangat penting. Akan tetapi, sebaliknya, bukan mustahil kesempatan emas tersebut menjadi bencana demografi (demographic disaster) bila kita tidak dapat mengelolanya dengan baik.

Pada periode tahun 2010 sampai tahun 2035 kita harus melakukan investasi besar-besaran dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya menyiapkan generasi 2045, yaitu 100 tahun Indonesia merdeka. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan akses seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa untuk memasuki dunia pendidikan; mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai ke perguruan tinggi. Tentu perluasan akses tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, sekalipun kita semua memahami bahwa pendidikan itu adalah sistem rekayasa sosial terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan, keharkatan dan kemartabatan.

Untuk mempersiapkan generasi emas tersebut, telah disiapkan kebijakan yang sistemiatis, yang memungkinkan terjadinya mobilitas vertikal secara masif. Untuk itu, mulai tahun 2011 telah dilakukan gerakan pendidikan anak usia dini, penuntasan dan peningkatan kualitas pendidikan dasar, penyiapan Pendidikan Menengah Universal (PMU) yang akan dimulai tahun 2013.

Perluasan akses ke perguruan tinggi juga disiapkan melalui pendirian perguruan tinggi negeri di daerah perbatasan dan memberikan akses secara khusus kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, tetapi berkemampuan akademik.

Setelah pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional para siswa – siswi dari Taman Kanak – Kanak dan Paud Kota Ambon memberikan bunga kepada para pimpinan SKPD Provinsi Maluku. Adapun seorang siswa dari Paud Ceria Kec. Sirimau memberikan setangkai Bunga Mawar kepada Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, S.H, sebagai tanda peringatan Hari Pendidikan Nasional. (DISPEN LANTAMAL IX)

 

 

                                       

posted @ Friday, September 21, 2012 3:28 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page