Current Articles | Categories | Search | Syndication

KESERUAN BABAK SEMIFINAL OPENSHIP TURNAMEN DANLANTAMAL IX CUP TAHUN 2012

 
 
Sepak bola merupakan olahraga yang sangat menarik, olahraga yang di mainkan oleh 11 orang pemain tersebut memiliki daya tarik dan di mainkan di 200 negara. Maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masyarakatnya mempunyai minat yang tinggi terhadap olahraga sepakbola. Lantamal IX yang di Komandani Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, S.H, membuka kesempatan bagi putra-putra daerah Maluku menunjukkan bakat dalam bermain sepak bola di kompetisi Danlantamal IX Cup tahun 2012. Kompetisi sepakbola yang diikuti 18 tim dari klub-klub sepak bola yang ada di Maluku hingga kesebelasan dari kesatuan militer ikut menyemarakkan kompetisi Danlantamal IX Cup tahun 2012. Kompetisi kali ini tidak terasa sudah memasuki babak Semifinal. Tim-tim yang berlaga dalam pertandingan kali ini adalah Tunas Harapan FC melawan Putra Masariku yang merupakan kesebelasan dari kesatuan Yonif 733/Raider.
 Dalam pertandingan babak pertama Tunas Harapan FC yang berkostum putih menampilkan pertandingan seru dengan serangan yang dilancarkan melalui sisi lapangan banyak menghasilkan peluang, namun banyak penyerang Tunas Harapan FC yang terjebak offside oleh kejelian hakim garis dalam mengambil keputusan. Skor imbang 0-0 bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan. Memasuki babak kedua penampilan Masariku yang berkostum bewarna jingga kian padu antara pemain dari lini ke lini,  strategi menyerang membuat pertahanan Masariku lengah, melalui pemain Tunas Harapan no.punggung 7 berhasil lepas dari hadangan bek lawan sehingga goal pun dilesakkan ke pojok atas gawang. Dan skor pun berubah menjadi 1-0. Dipimpin oleh wasit Kapten Laut (KH) Paslan, S.H, jalannya pertandingan berlangsung seru dan menarik skor tidak berubah hingga babak kedua usai, kegembiraan tim dan official Tunas Harapan FC menembus final dirayakan para pemain dengan berlari kesana-kemari.
Pada pertandingan kedua tim yang bertanding adalah Lawamena FC yang merupakan tim Porad cabang sepak bola perwakilan Kodam XVI/PTM melawan Hurnala FC yang merupakan klub sepak bola asal Maluku yang memiliki skill para individunya yang cukup baik. Memasuki pertandingan babak pertama Lawamena langsung melancarkan serangan ke pertahanan Hurnala FC, baru berjalan beberapa menit, banyak pelanggaran dilakukan kedua tim, sehingga merepotkan wasit untuk meredakan tempo pertandingan yang cukup tinggi.
Tepatnya pada pertengahan babak pertama pemain Lawamena no.punggung 17 dengan jelas dilanggar didepan kotak penalti, dan wasit pun memberikan tendangan bebas untuk Lawamena FC. Tendangan keras pemain Lawamena FC membuat kiper Hurnala FC terpaku memandang bola mengoyak gawangnya. Skor pun sementara menjadi 1-0 untuk Lawamena FC, berselang beberapa menit Hurnala FC memberikan perlawanan dan akhirnya skor 1-1 dapat dihasilkan oleh para pemain Hurnala FC. Memasuki babak kedua kedua tim terlihat bermain sangat berhati-hati dengan pertahanan yang rapat membuat para striker kedua tim terlihat kesulitan menembus barisan lawan.
Namun Hurnala FC ditengah guyuran hujan dapat mengambil kesempatan dengan aksi gelandangnya memberikan umpan matang yang akhirnya dapat dimaksimalkan untuk menjadikan peluang, namun sayang bola ternyata masih melebar kesamping gawang dan berhenti di genangan air depan gawang kiper Lawamena FC yang sudah terkecoh. Pemain Hurnalla FC no.punggung 9 tanpa ragu segera menyambar bola untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1. Dengan hasil tersebut Hurnala FC berhak melaju kebabak final untuk memperebutkan piala Danlantamal IX Cup tahun 2012 yang akan diselenggarakan pada hari Kamis (03/05) di Lapangan sepak bola Lantamal IX Ambon. (DISPEN LANTAMAL IX)

posted @ Wednesday, September 26, 2012 12:10 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page