Current Articles | Categories | Search | Syndication

YONMARHANLAN IX MELAKSANAKAN LATIHAN TEMPUR DI GUNUNG SALAHUTU AMBON

 

      Tiada rintangan yang tidak mampu dilewati, kata – kata tersebutlah yang pantas untuk latihan para Prajurit Yonmarhanlan IX kali ini. Bertempat di Gunung Salahutu desa Wai Maluku Tengah, prajurit - prajurit Yonmarhanlan IX yang terbagi menjadi tujuh regu tampak bersemangat melewati rintangan demi rintangan di buat menyerupai dengan medan pertempuran yang sebenarnya. Latihan tersebut juga di saksikan oleh Danyonmarhanlan IX Mayor Marinir Efhardian.

Problem/rintangan yang harus dilalui para Prajurit dalam latihan tersebut antara lain River Crossing dimana pada rintangan kali ini para prajurit meluncur dari tebing dan sungai dengan seutas tali, problem kedua Keslap (kesehatan lapangan) materi kesehatan yang di berikan adalah cara membidai, membalut luka, serta mengatasi korban pingsan, sehingga selain bertempur masing – masing prajurit mempunyai keahlian kesehatan dengan tujuan agar dapat melakukan penanggulangan dini pada korban perang yang berada dilapangan, Ketiga problem IMMP (Ilmu Medan Membaca Peta) dalam problem ini mengulas tentang cara membaca peta, membaca koordinat dan membaca kompas siang, selanjutnya problem dilanjutkan menembak reaksi pada problem kali ini, para prajurit dituntut untuk mencari sasaran lalu menembaknya secara cepat dan tepat di sasaran yang telah di samarkan, perjalanan latihan para prajurit pun sampai di herbouring di tempat ini para prajurit Yonmarhanlan IX bermalam dengan berbivak di tengah hutan.

Pada keesokan harinya, latihan dilanjutkan dengan problem GPS (global position sistem) dimana para prajurit membaca peta dengan satelit, pada problem ke tujuh para prajurit di hadapkan dengan problem merayap tali, ke delapan problem tali temali problem ini membahas tentang cara mengikat tali diantaranya sosok sesar, sosok puncak, sosok napiri dan simpul mati. Di latihan terakhir problem Body hesty dalam rintangan ini para prajurit harus menuruni tebing yang curam dengan menggunakan tali.

Setelah melaksanakan semua problem latihan tersebut, sukacita pun menyelimuti hati para prajurit Yonmarhanlan IX karena latihan yang dilalui berjalan lancer tanpa adanya hambatan. Pantai liang yang merupakan tempat tujuan akhir latihan sudah menunggu para istri dan anak – anak prajurit Yonmarhanlan IX yang  menyambut kedatangan mereka dengan rasa bangga dan bersyukur karena para prajurit Yonmarhanlan IX selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam latihan ini. (DISPEN LANTAMAL IX)     

posted @ Wednesday, September 26, 2012 2:25 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page