Current Articles | Categories | Search | Syndication

PERSONEL LANTAMAL IX TURUT SERTA DALAM GELADI LAPANG PENANGGULANGAN BENCANA TAHUN 2012

   

      Untuk menyiapkan personel serta menyiapkan peralatan dan logistik guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di provinsi Maluku, Bertempat di lapangan PT. Wijaya Karya Hative Besar Kota Ambon telah dilaksanakan upacara kesiapan pelaksanaan geladi lapang penanggulangan bencana tahun anggaran 2012 dan juga dilaksanakan simulasi bencana banjir dan tanah longsor, Jum’at (07/12). Adapun rangkaian Pada upacara tersebut laporan kesiapan pelaksanaan geladi oleh kepala BPBD Provinsi Maluku Dra. Ny. F. Salampessy, M.Si. dan penyematan pita geladi oleh Irup (Inspektur Upacara) kepada perwakilan peserta geladi.

Dalam amanat Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu yang dibacakan Wakil Gubernur Maluku  Said Assagaff selaku Irup pada upacara tersebut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini sebab punya manfaat yang sangat besar, ditengah – tengah ancaman potensial yang bisa terjadi kapan saja di Provinsi Maluku, utamanya bencana banjir dan tanah longsor. Setelah dilakukan geladi seperti ini, diharapkan bagi aparat pemerintah dan masyarakat selalu siap siaga terutama menghadapi banjir dan tanah longsor yang suatu waktu akan terjadi.

Selesai upacara, selanjutnya dilaksanakan simulasi bencana banjir dan tanah longsor, adapun Instansi yang terlibat didalamnya adalah Personel Korem 151/BNY, personel Lantamal IX, Badan SAR, BPBD Provinsi Maluku, BMKG, Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Dinas Sosial Prov. Maluku, Dinas Kesehatan Prov. Maluku, Dinas PU Prov. Maluku, Dinas Infokom Prov. Maluku, Balai pelaksanaan Jalan Nasional IX Maluku dan Maluku Utara, Balai Wilayah Sungai Prov. Maluku, PMI Prov. Maluku, TAGANA, Diskes kota Ambon, Dinas Sosial kota Ambon, Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Dishub kota Ambon dan Instansi – intansi terkait lainnya  serta SMAN 4 Ambon, SMPN 10 Ambon, SMPN 19 Ambon.      

                                                    

Disimulasikan, masyarakat melakukan aktifitas sehari – hari seperti biasa. Di karenakan curah hujan yang sangat tinggi mengguyur Kota Ambon, menyebabkan terjadinya banjir dan merendam desa Hative Besar selain banjir terjadi pula tanah longsor di desa tersebut, unsur TNI – Polri dan Instansi – instansi terkait dengan cepat mengevakuasi masyarakat dengan menggunakan truk, mobil – mobil ambulance Diskes Lantantamal IX, Diskes Prov. Maluku, Diskes Kota Ambon, Badan SAR dan mobil lainnya serta perahu karet segera mengevakuasi korban luka – luka maupun korban meninggal. di waktu yang bersamaan tenda – tenda posko untuk evakuasi korban pun didirikan sehingga seluruh korban banjir dan tanah longsor di desa Hative Besar bisa terselamatkan. Simulasi tersebut berlangsung cukup baik tanpa ada kendala. (DISPEN LANTAMAL IX).

posted @ Saturday, December 8, 2012 6:13 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page