Current Articles | Categories | Search | Syndication

LANTAMAL IX MELAKSANAKAN UPACARA BENDERA TUJUHBELASAN BULAN FEBRUARI 2012

 
Bertempat di lapangan apel Mako Lantamal IX Ambon Senin, (17/02). Wakil Komandan Lantamal IX Kolonel Marinir Bambang Hullianto memimpin upacara bendera tujuhbelasan. Hadir dalam upacara tersebut Asrena Danlantamal IX Kolonel Laut (S) Ida Bagus Rahyudodiputra, S.E, Aspers Danlantamal IX Kolonel Laut (P) I Dewa Nyoman Bagus Wibawa, S.E, para Kasatker Lantamal IX, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lantamal IX.
Dalam upacara tujuhbelasan dilaksanakan pembacaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga, dan pembacaan Panca Prasetya Korpri oleh perwakilan prajurit dan PNS Lantamal IX. Selanjutnya Lettu Laut (PM) Prasetyo Bekti, S. Kom selaku Kasatprov Denma Lantamal IX membacakan data pelanggaran personil Lantamal IX dengan hasil terjadinya penurunan jumlah pelanggaran. Dalam amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E yang dibacakan Wakil Komandan Lantamal IX Kolonel Marinir Bambang Hullianto bahwa perkembangan lingkungan strategis secara spesifik isu yang menonjol adalah persoalan ekonomi, politik dan penegakan hukum yang menyentuh aspek keamanan diberbagai negara. Hal tersebut dapat dilihat khususnya di Kawasan Timur Tengah yang dilanda krisis politik yang cenderung terjadi di sebagian besar Negara – Negara Asia.
Dikawasan Asia Tenggara, pola interaksi antar Negara sangat dinamis dengan mengedepankan kepentingan nasional masing-masing, yang menghadirkan berbagai bentuk percaturan global ataupun regional yang amat bervariasi.
Sebagai Prajurit dan PNS TNI, dituntut untuk senantiasa siap mengorbankan diri demi kejayaan serta utuhnya negara kesatuan Republik Indonesia, harus mampu menilai dan bersikap tegas terhadap setiap indikasi dan kecenderungan yang mengundang kerawanan serta ancaman yang hendak mengganggu stabilitas Nasional, apalagi yang membahayakan Keutuhan NKRI.
Untuk itu, Disiplin, Dedikasi, Loyalitas, Soliditas dan Solidaritas Prajurit TNI harus senantiasa optimal serta prima. Hindari kebijakan pembinaan, gaya kepemimpinan dan kegiatan administrasi yang merugikan kesatuan, sehingga dapat terhindar dari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan bertentangan dengan norma serta hukum yang berlaku.
Mengalir dari Kondisi dan situasi yang disampaikan Panglima TNI menyampaikan beberapa Atensi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas yaitu :
Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan Moral serta etika dalam pelaksanaan tugas.
Kedua, kepada para Perwira agar senantiasa meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan dan teknologi guna membangun ilmu pengetahuan dan teknologi guna membangun kualitas diri yang memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dalam pelaksaan tugas serta kehidupan sosial.
Ketiga, pegang teguh dan amalkan “Netralitas” TNI dalam agenda perhelatan politik yang pada tahun ini marak dilaksanakan diseluruh wilayah Tanah Air dalam bentuk Pilkada, maupun dalam menanganai gejolak sosial, jadikan TNI sebagai panutan yang disegani oleh semua pihak.
Keempat, jaga dan tingkatkan soliditas serta solidaritas, baik internal dan antar Angkatan maupun Polri, sebagai pondasi terwujudnya soliditas dan solidaritas Nasional demi semakin mantapnya “Kemanunggalan” TNI – Rakyat diatas semangat Bhineka Tunggal Ika. (DISPEN LANTAMAL IX)
 

posted @ Wednesday, December 19, 2012 12:35 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page