Current Articles | Categories | Search | Syndication

SOSIALISASI EMPAT PILAR KEBANGSAAN OLEH ANGGOTA DPD/MPR RI DI LANTAMAL IX

 
 
Lantamal IX Ambon Senin, (11/06), mendapat sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh Anggota DPD/MPR RI Prof. Dr. John Pieris, SH., MS., yang dilaksanakan di gedung Manggala Loka Lantamal IX. Dalam sambutan Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, SH., yang di bacakan oleh Aspers Danlantamal IX Kolonel Laut (P) I Dewa Nyoman Bagus Wibawa, SE, Msi. Bahwa acara sosialisasi empat pilar kebangsaan kali ini diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia wakil Provinsi Maluku sebagai sarana untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang – undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Nagara Kesatuan Republik Indonesia.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat dan memperdalam pemahaman kita sebagai bangsa, bahwa betapa pentingnya nilai – nilai mendasar empat pilar tersebut, sehingga harus lebih di pahami dan di implementasikan secara baik dan benar dalam kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat dan berpemerintah yang akhirnya terbentuk karakter dan kepribadian yang luhur serta memiliki kekuatan dan wawasan kebangsaan yang utuh. Tegaknya NKRI berpulang kepada kita semua, jika salah satu fondasi itu tidak dijadikan pegangan maka akan goyahlah NKRI. Jika penopang yang satu tidak kuat maka akan berpengaruh pada pilar yang lain. Pada akhirnya bukan tidak mungkin NKRI akan runtuh, sesuatu yang tentu tidak diinginkan.
        Pada acara sosialisasi tersebut hadir sebagai peserta sosialisasi tersebut Asintel Danlantamal IX  Kolonel Laut (P) Arif Sumartono, Aslog Danlantamal IX Kolonel Laut (T) Didik Joko Sukmono, Asrena Danlantamal IX Letkol Laut (S) Sigit Agung Wibowo, SE., Para Kasatker jajaran Lantamal IX, Perwira Lantamal IX, PNS Lantamal IX, pengurus Jalasenastri korcab IX, serta Kepala sekolah SD/SMP Hang Tuah.
       Dalam buku yang di bagikan kepada para peserta sosialisasi menyebutkan, Proses Perubahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Tuntutan Reformasi Antara Lain, Amandemen UUD 1945, Penghapusan Doktrin Dwi Fungsi ABRI, Penegakan Hukum dan Ham, Pemberantasan KKN, Otonomi Daerah, Kebebasan Pers, serta Mewujudkan Kehidupan Demokrasi.
         Latar Belakang  Perubahan Kekuasaan tertinggi di tangan MPR, Kekuasaan yang sangat besar pada Presiden, Pasal-pasal yang terlalu “luwes” sehingga dapat menimbulkan multitafsir, Kewenangan pada Presiden untuk mengatur hal-hal penting dengan undang-undang, Rumusan UUD 1945 tentang semangat penyelenggara negara  belum cukup didukung ketentuan konstitusi.
  Tujuan Perubahan Menyempurnakan aturan dasar, mengenai Tatanan negara, Kedaulatan Rakyat, HAM, Pembagian kekuasaan, Kesejahteraan Sosial, Eksistensi negara demokrasi dan negara hukum serta Hal-hal lain sesuai dengan perkembangan aspirasi dan kebutuhan bangsa.
   Buku tersebut juga menjelaskan tentang Kekuasaan  Pemerintahan Negara yaitu Presiden, dengan persetujuan DPR menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain dan internasional lainnya [Pasal 11 (1)**** dan (2)***]. Menyatakan Keadaan Bahaya (Pasal 12). Dengan pertimbangan DPR Mengangkat Dan Menerima Duta [Pasal 13 (2)* Dan (3)*]. Dengan Pertimbangan Mahkamah Agung Memberi  Grasi Dan Rehabilitasi [Pasal 14 (1)*]. memberi amnesti dan abolisi [Pasal 14 (2)*]. Memberi Gelar, Tanda Jasa, Dan Lain-Lain Tanda Kehormatan Yang Diatur Dengan Undang-Undang (Pasal 15 *).
   Di akhir acara sosialisasi, Aspers Danlantamal memberikan cindera mata kepada Prof. Dr. John Pieris, SH., MS dan sebaliknya. Dengan adanya sosialisasi ini semoga dapat membawa manfaat dan dapat benar – benar fungsional dalam menopang kehidupan berbangsa dan bernegara.  (DISPEN LANTAMAL IX)

posted @ Wednesday, August 15, 2012 1:03 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page