Current Articles | Categories | Search | Syndication

PANGLIMA TNI BERSAMA KAPOLRI DAN ROMBONGAN TIBA DI AMBON DALAM RANGKA MTQ NASIONAL XXIV

 
     Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E, dan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo beserta rombongan tiba di bandara Internasional Pattimura Ambon.  dengan menggunakan Pesawat TNI AU A-1341 para rombongan tiba pukul 13.25 WIT, Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, S.H., Asops Danlantamal IX Kolonel Laut (P) Nanang Eko Ismurdianto, Asrena Danlantamal IX Letkol Laut (S) Sigit Agung Wibowo, S.E turut serta dalam rombongan yang terbang dari Pulau Morotai.
Saat tiba di Bandara, rombongan Panglima TNI disambut oleh Pangdam XVI/PTM Mayor Jenderal TNI Suharsono, S. IP, Kapolda Maluku Brigjen Pol Syarief Gunawan, Wadan Lantamal IX Kolonel Marinir Bambang Hullianto, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb T. Sembiring, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan para pejabat TNI – POLRI serta para pejabat Pemda Provinsi Maluku.
Selanjutnya Panglima TNI dan para pejabat tinggi TNI – Polri menuju di ruang rapat bandara Pattimura Ambon untuk melaksanakan rapat, dalam kegiatan tersebut Pangdam XVI/PTM memaparkan dan melaporkan kesiapan TNI – Polri dalam rangka pengamanan Presiden RI. Dalam paparannya Pangdam XVI/PTM menyampaikan bahwa,  Kodam XVI/PTM selaku Koopspam VVIP beserta perkuatannya melaksanakan pengamanan VVIP mulai hari H – 1 sampai dengan H + 1 di wilayah Maluku dalam rangka kegiatan kunjungan kerja Presiden dan Wakil Presiden RI pada acara pembukaan dan penutupan MTQ Nasional ke XXIV tahun 2012 di kota Ambon, guna menjamin keselamatan dan keamanan VVIP serta tetap tegaknya kehormatan dan kewibawaan pemerintah NKRI.
Adapun unsur yang dilibatkan antara lain, Bais TNI, Paspampres, Kodam XVI/PTM, Lantamal IX, Lanud Pattimura, Polda Maluku, dan Instansi terkait di antaranya Protokol Pemda Maluku, Dis Damkar, Dis Infokom Maluku, Dinas kesehatan  Prov. Maluku, Dinas PU, BMG Prov. Maluku, ADPEL Prov. Maluku, PLN Ambon dan Telkom Ambon. Pangdam XVI/PTM juga memprediksikan beberapa ancaman jelang dan saat MTQ Nasional meliputi Terjadinya bentrokan antar warga, terjadinya unjuk rasa oleh berbagai organisasi masyarakat maupun organisasi Kemahasiswaan, penyusupan saat pembukaan MTQ Nasional, pengibaran bendera atau penerbangan layang – layang bercorak warna bendera RMS, penyebaran atribut FKM/RMS, terror penembak gelap, peledakan bom rakitan dan bencana alam.
Langkah – langkah yang di lakukan untuk mencegah hal – hal tersebut adalah, memonitor perkembangan situasi secara terus menerus di wilayah Maluku, melaksanakan penggalangan kepada Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat agar terus melaporkan setiap ada indikasi yang mengancam pelaksanaan MTQ Nasional ke XXIV, melakukan pendekatan kepada pengungsi agar tidak demo setiap pengungsi diberi kesempatan untuk berjualan dilokasi MTQ, menempatkan pasukan pada daerah rawan bentrok, pemantauan kegiatan organisasi Masyarakat di tempat – tempat yang di curigai sebagai basis kelompok – kelompok tersebut untuk mencegah aksi negatif dan kordinasi dengan unsur Kominda untuk terus memonitor perkembangan situasi. Setelah kegiatan tersebut, pada malam hari Komandan Lantamal IX Laksma TNI Rahardjo Dwi Prihanggono, S.H menerima kedatangan Panglima TNI beserta Kapolri dalam rangka jamuan makan malam di Lantamal IX Halong, Ambon. (DISPEN LANTAMAL IX)


posted @ Wednesday, August 15, 2012 5:37 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page