Current Articles | Categories | Search | Syndication

ANGGOTA LANTAMAL IX AMBON IKUTI SURVEI INTERNAL DAN SOSIALISASI BIROKRASI TNI

        
 
   

Bertempat di Gedung Manggalaloka Lantamal IX Ambon, Kamis, (26/5/2016), sebanyak 90 anggota Lantamal IX mengikuti kegiatan Survey Internal dan Sosialisasi Birokrasi TNI yang diikuti juga oleh anggota dari unsur TNI AD jajaran Kodam XVI/ Pattimura dan anggota TNI AU jajaran Lanud Pattimura yang seluruhnya berjumlah 173 orang.

Sebelum pelaksanaan, Wadan Lantamal IX Kolonel Marinir Joko Supriyanto membacakan amanat Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Nurhidayat M.A.P., menyampaikan bahwa perubahan itu harus dilakukan dengan membangun sistem, sebagaimana ungkapan bijak yang menyatakan “Dalam sistem yang baik, orang yang tidak baik menjadi orang baik. Tetapi dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa menjadi tidak baik.” Lebih lanjut disampaikan bahwa semua langkah dan upaya reformasi birokrasi bukan saja untuk meminimalisir penyimpangan dan malpraktik birokrasi, tetapi sekaligus untuk menciptakan lingkungan positif bagi setiap orang untuk berkarya dan berprestasi sesuai bidang dan kompetensinya. Birokrasi dituntut untuk berfikir “out of the box” serta melakukan perubahan guna kebaikan dan kemaslahatan yang lebih luas.

Selanjutnya, Tim dari Srenum Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel INF Ketut Duara beserta Letkol Laut (KH) Effendy Maruapey menyampaikan program Reformasi Birokrasi yang merupakan program jangka panjang sesuai grand design reformasi birokrasi Nasional yang ditetapkan melalui Perpres RI nomor 81 Th 2010 dan sekaligus menjadi acuan bagi Kementrian dan Lembaga termasuk TNI dalam melaksanakan reformasi birokrasi.

Arah kebijakan reformasi birokrasi pembangunan aparatur negara dilakukan melalui reformasi birokrasi untuk meningkatkan profesionalisme aparatur negara dan untuk mewujudkan tata Pemerintahan yang baik, di pusat maupun di daerah agar mampu mendukung keberhasilan pembangunan di bidang lainnya. Tujuan Reformasi Birokrasi adalah menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur Negara.

Selesai paparan dilaksanakan pengisian angket yang telah disediakan untuk mengetahui sejauhmana reformasi birokrasi itu telah dilaksanakan dimasing-masing kesatuan yang nantinya akan dijadikan bahan evaluasi dalam menyempurnakan peraturan perundang-undangan dalam rangka melakukan penataan dan penguatan organisasi, tatalaksana, manajemen sumber daya manusia aparatur, pengawasan,  akuntabilitas, kualitas pelayanan publik, mind set  dan culture set guna mencapai visi reformasi birokrasi nasional, yaitu Menjadi Pemerintahan Kelas Dunia Tahun 2025. (DISPEN LANTAMAL IX)

     


posted @ Friday, May 27, 2016 5:49 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page