Current Articles | Categories | Search | Syndication

PERSONEL LANTAMAL IX LAKSANAKAN UPACARA 17-AN BULAN FEBRUARI 2017

   

 

Personel Militer dan PNS Lantamal IX Ambon melaksanakan Upacara Bendera 17-an rutin Bulan Februari tahun 2017 yang dipimpin Inspektur Upacara (Irup) Asisten Perencanaan (Asrena) Danlantamal IX Kolonel Laut (S) Nova Rohib Noerdin, S.E. M.M., sedangkan Komandan Upacara (Danup) Mayor Laut (S) Cahyo Hopi Permana, S.E., di Lapangan Apel Mako Lantamal IX Ambon. Jumat (17/02/2017).

Pada amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E. M.A.P., yang dibacakan oleh Irup menyampaikan bahwa pada Bulan Januari lalu telah dilaksanakan rangkaian rapat pimpinan jajaran Kementerian Pertahanan, TNI dan TNI AL, telah ditetapkan berbagai kebijakan pemimpin khususnya dilingkup TNI AL. Agar kebijakan – kebijakan tersebut dipahami dan segera ditindaklanjuti sampai tingkatan teknis.

Meskipun telah terlaksana dengan lancar, pasca Pilkada justru merupakan masa kritis karena ada potensi konflik horizontal saat hasil perolehan suara diumumkan. Untuk itu, netralitas TNI dan kewaspadaan menghadapi situasi yang berkembang harus tetap dijaga. Jenis dan karakteristik ancaman keamanan maritim bersifat dinamis seiring dengan perkembangan teknologi dan globalisasi. Kejahatan yang terjadi di laut bersifat lintas negara dan cenderung terorganisir. Untuk mengatasinya, diperlukan peningkatan efektivitas operasi, kesiapan Alutsista dan profesionalisme prajurit matra laut. Di samping itu, kerja sama lintas instansi baik dalam negeri maupun dengan penegak hukum negara lain juga harus dilakukan.

Selain itu disampaikan, pada aspek ideologi, muncul kembali upaya oleh pihak tertentu yang hendak mengganggu stabilitas keamanan dengan menyebarkan isu dan simbol-simbol ideologi terlarang terutama komunis. Situasi ini tidak boleh dianggap remeh tapi harus kita waspadai sebagai benteng negara. Tingkat profesionalisme prajurit harus menjadi fokus pembinaan personel secara berkesinambungan. Di samping itu, kita semua harus berkomitmen untuk mengurangi tingkat pelanggaran personel khususnya tindak pidana dan penyalahgunaan wewenang.

Diakhir amanat, Kasal menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas. Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berpegang pada Sumpah Prajurit, Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, Sebelas Azas Kepemimpinan TNI dan Trisila TNI AL. Kedua, tingkatkan profesionalisme dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ketiga, jaga dan pelihara soliditas TNI dan Polri serta dengan aparat pemerintah lain dan masyarakat luas dalam menjaga keamanan negara. Keempat, terapkan manajemen resiko dan tingkatkan purba jaga untuk mewujudkan zero accident pada saat melaksanakan tugas operasi maupun di pangkalan. Kelima, hindari penggunaan atau terlibat dalam aktivitas yang terkait dengan narkoba. Keenam, tetap jaga netralitas TNI dengan tidak berpihak pada salah satu kontestan untuk mendukung proses demokrasi yang bermartabat. (DISPEN LANTAMAL IX).

posted @ Saturday, February 18, 2017 12:05 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page