Current Articles | Categories | Search | Syndication

KASAL: PRAJURIT POMAL HARUS SENANTIASA MAMPU MENJADI TAULADAN DALAM MELAKSANAKAN TUGAS

  

 

Lantamal IX Ambon melaksanakan Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) ke-71 tahun 2017 yang dipimpin Inspektur Upacara (Irup) Asisten Personel (Aspers) Danlantamal IX Letkol Laut (S) Mukti Gilang Mulyawan, S.E.,M.M. sedangkan Komandan Upacara (Danup) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lantamal IX Mayor Laut (K) dr. Rudy Cahyono di Lapangan Apel Mako Lantamal IX Ambon. Senin, (20/02/2017).

       Amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S,E., M.A.P yang dibacakan oleh Irup dalam upacara peringatan HUT Pomal ke-71 menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, informasi dan sosial masyarakat saat ini telah mempengaruhi pola kehidupan Prajurit TNI Angkatan Laut. Kondisi tersebut berdampak kepada peningkatan instensitas pelanggaran prajurit baik Perwira, Bintara Tamtama dan PNS TNI Angkatan Laut. Oleh karena itu prajurit Pomal dituntut harus mampu beradaptasi dan terus mengasah kemampuan dalam rangka mencegah dan menangani setiap tindakan pidana yang terjadi.

       Tidak hanya itu, untuk meningkatan kredibitas Pomal sebagai Aparat Penegak Hukum, seluruh jajaran prajurit Pomal harus senantiasa mampu menjadi tauladan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan dan prosedur operasional serta pedoman aturan hukum yang berlaku. Ke depan Pomal harus berbenah dengan terus meningkatkan organisasi dalam bentuk pembangunan kemampuan Pomal yang dilandasi dengan Tripilar Kesiapan, Personel, Material Pomal yang di dukung dengan perbaikan perangkat lunak dan penyelenggaraan dukungan yang baik.

     Di akhir amanatnya, Kasal menyampaikan beberapa hal yang menjadi penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh jajaran Pomal yaitu Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, tegakan hukum, disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Laut secara konsisten dan terus menerus, serta senantiasa menjadi contoh bagi prajurit lain dalam displin dan kepatuhan terhadap peraturan. Ketiga, tingkatkan profesionalisme, jiwa korsa, kerja sama dan koordinasi dengan komunitas Kepolisian Militer dan penegak hukum lainnya. Keempat, tingkatkan peran penegak hukum, khususnya penyidik dan penyelidik terhadap kasus pelanggaran hukum yang terjadi agar terwujud kepastian hukum di TNI Angkatan Laut. Kelima, hindari tindakan yang tidak sesuai dengan tuposi Pomal pada pelaksanaan operasi Gartib Yustisi yang berpotensi terjadinya benturan kepentingan dengan instansi penegak hukum lain. Keenam, tingkatkan upaya pengamanan kompleks ksatrian dan aset TNI Angkatan Laut dari tindakan yang tidak bertanggung jawab. Ketujuh, laksanakan evakuasi terhadap pelaksanaan tugas dan system pembinaan Prajurit Pomal serta pembenahan internal secara menyeluruh dan konsisten agar tercapai kinerja organisasi yang lebih baik. (DISPEN LANTAMAL IX)

posted @ Wednesday, February 22, 2017 6:09 AM by Dispen Lantamal IX

Previous Page | Next Page